MiNiMiMO Review Oktober 2026
Konsolidasi 7 laporan · 1–29 Oktober 2026

Oktober tumbuh 18%,
tapi mesinnya
tidak ikut membaik.

Tujuh laporan bulan ini saling menguatkan satu kesimpulan: penjualan naik, tetapi kenaikannya dibeli dengan biaya iklan di atas anggaran, sementara retur dan stok mati ikut naik di belakangnya. Ini rangkuman lintas file — bukan ringkasan per file.

7 sumber data GMV 67,1% dari target Belanja iklan 146,6% budget
GMV total
Rp 638,1 jt
▲ 18,0% vs Sep
Shopee 512,8 jt · TikTok 125,3 jt
Unit terjual
2.474 pcs
▲ 11,2%
AOV Rp 257,9 rb
Belanja iklan
Rp 105,1 jt
▲ 16,3% vs Sep
146,6% dari budget prorata
ROAS blended
6,07×
▲ tipis dari 5,98×
Target internal 13,27×
Retur 26–30 Okt
Rp 7,74 jt
▲ 68,6%
vs 5 hari sebelumnya · 28 kasus
Stok mati
1.845 pcs
27,5% dari total stok
306 SKU tanpa penjualan
01
Apa kata tiap file

Tujuh laporan, satu cerita yang sama

Setiap file menjawab pertanyaan berbeda. Dibaca bersama, polanya konsisten: TikTok menjadi mesin pertumbuhan, iklan menanggung beban penjualan, sementara kualitas pengiriman dan stok tertinggal.

funnel-&-target.html Di bawah target

Target bulan ini tidak pernah dekat

GMV 1–29 Okt mencapai Rp 638,1 jt atau 67,1% dari target prorata Rp 951,5 jt. Belanja iklan justru 146,6% dari anggaran. Artinya kekurangan omzet tidak ditutup dengan efisiensi, melainkan dengan tambahan belanja.

67,1%GMV vs target
146,6%spend vs budget
6,07×ROAS aktual
Yang dibaca: target ROAS 13,27× tidak realistis untuk struktur biaya sekarang. Perlu re-baseline, bukan sekadar menambah budget.
Laporan Affiliate Oktober 1-29.html Kuat tapi terpusat

Kreator adalah mesin utama — dan titik risiko

Affiliate Shopee menyumbang Rp 292,4 jt dari 611 kreator, dengan 74,5% pembeli baru. Di TikTok, satu kreator — valuemel.a — memegang 47,3% GMV affiliate dan menyumbang 6 dari 13 retur TikTok.

Rp 292,4 jtaffiliate Shopee
Rp 127,4 jtaffiliate TikTok
47,3%porsi valuemel.a
Yang dibaca: pertumbuhan affiliate tidak boleh bergantung pada satu akun. Perlu 3–5 kreator lapis kedua dengan performa setara.
shopee-ads.html Sehat

Iklan Shopee efisien, tapi bocor kecil di ekor

ROAS 6,64× dengan ACOS 15,1%. Kampanye aktif (41) menghasilkan ROAS 7,13×, jauh di atas kampanye yang dijeda (4,85×). Namun 17 kampanye menghabiskan Rp 1,6 jt tanpa satu pun penjualan.

6,64×ROAS
15,1%ACOS
Rp 1,6 jtspend tanpa sales
Yang dibaca: jangan potong kampanye utama. Cukup bersihkan 17 kampanye nol penjualan dan pindahkan budgetnya ke kampanye ROAS > 8.
shopee ads-per-5-hari.html Stabil

Irama 5-harian: satu lembah di 16–20 Okt

ROAS bergerak 6,41 → 7,02 → 6,31 → 5,67 → 7,43. Lembah 16–20 Okt terjadi saat biaya per klik dan biaya per konversi naik, bukan karena pasar turun. Setelah itu efisiensi pulih tanpa menambah budget.

5,67×titik terendah
7,43×titik terbaik
+4,7%CTR Okt
Yang dibaca: pola 5 hari lebih berguna daripada angka bulanan. Evaluasi kampanye sebaiknya mengikuti jendela ini, bukan akhir bulan.
kontribusi-channel-shopee.html Over-atribusi

Hampir seluruh omzet lewat jalur berbayar

Dari 189 produk, GMV iklan tercatat Rp 571,8 jt terhadap net sales Rp 515,8 jt — 111%. Hanya 86 produk yang murni organik, nilainya Rp 10,0 jt. 69 produk tidak menjual sama sekali bulan ini.

111%ads / net sales
22 produkmulti-channel = Rp 318,8 jt
47,2%GMV top 10 produk
Yang dibaca: angka 111% membuktikan atribusi tumpang tindih. Sebelum mengambil keputusan budget, samakan definisi GMV iklan vs GMV total.
laporan-stok-okt.html Beban tersembunyi

Stok berat di ekor, tipis di produk juara

27,5% stok (1.845 pcs) tidak bergerak sepanjang bulan, dan 79% SKU tidak terjual dalam 5 hari terakhir. Di sisi lain, 7 model berisiko kehabisan stok dan butuh PO 429 pcs — dipimpin naykila-black.

306 SKU0 penjualan
7 modelunderstock
11 pcsdari 8 produk launch
Yang dibaca: masalahnya bukan jumlah stok, tapi sebarannya. Modal terikat di model lambat sementara produk terlaris kehabisan.
Laporan Retur dan Refund Shopee TikTok 26-30 Okt 2026 (Ceria).html Memburuk

Kualitas pertumbuhan paling rentan di TikTok

Dalam 5 hari, retur naik dari 15 ke 28 kasus (+86,7%). TikTok melonjak dari 5 ke 16 kasus (+220%) dan 10 di antaranya paket gagal; 94,4% kasus yang metodenya tercatat adalah COD. NAYKILA sendirian menyumbang 11 kasus atau 49,1% nilai retur.

28 kasusRp 7,74 jt
16 kasusTikTok (+220%)
9 + 8size 40 & 39
5 kasussalah kirim (dari 0)
Yang dibaca: ini bukan masalah preferensi pembeli. Pola “size 38 dikirim 40” dan “beda model” menunjuk ke proses picking, sementara kegagalan COD menunjuk ke rute luar Jawa.
02
Sintesis lintas file

Empat pola yang muncul di semua laporan

Insight di bawah ini tidak ada di satu file mana pun secara eksplisit. Ia muncul hanya ketika angka funnel, iklan, affiliate, stok, dan retur dibaca berdampingan.

Pola 01 · Pertumbuhan
+18,0%

Naik, tapi hampir seluruhnya dari TikTok

Shopee tumbuh 9,0%, TikTok 78,2%. TikTok Live sendiri melompat dari Rp 0,67 jt ke Rp 31,3 jt — 25% GMV TikTok. Tanpa kanal itu, pertumbuhan bulan ini mendekati datar.

Pola 02 · Efisiensi
1,5%

ROAS hampir tidak bergerak

September 5,98× → Oktober 6,07×. Artinya kenaikan Rp 97,5 jt dibeli dengan tambahan belanja Rp 14,7 jt pada rasio yang sama. Tidak ada perbaikan mesin, hanya penambahan bahan bakar.

Pola 03 · Kualitas
8,5%

Retur mengejar pertumbuhan

Nilai retur 26–30 Okt setara 8,5% GMV lima hari itu. Konsentrasinya di TikTok (COD, luar Jawa) dan NAYKILA (49,1%). Pertumbuhan TikTok dan kenaikan retur bergerak di kanal yang sama.

Pola 04 · Modal
27,5%

Stok mati membiayai stok kosong

1.845 pcs tidak laku sebulan, sementara 7 model butuh PO 429 pcs. Uang tunai terkunci di 306 SKU lambat, tepat ketika produk terlaris hanya punya cover 15–19 hari.

GMV vs ROAS per 5 hari · Oktober 2026

GMV (Rp jt) ROAS (×)
Grafik GMV dan ROAS per lima hari Oktober 2026 GMV per lima hari: 85,3; 142,9; 114,3; 78,1; 126,8; 90,7 miliar rupiah. ROAS: 5,65; 5,52; 6,30; 5,52; 6,29; 7,76 kali. 150 100 50 0 10 5 0 Rp juta · GMV ROAS 1–5 Okt: GMV Rp 85,3 jt · ROAS 5,65× 6–10 Okt: GMV Rp 142,9 jt · ROAS 5,52× 11–15 Okt: GMV Rp 114,3 jt · ROAS 6,30× 16–20 Okt: GMV Rp 78,1 jt · ROAS 5,52× 21–25 Okt: GMV Rp 126,8 jt · ROAS 6,29× 26–29 Okt (4 hari): GMV Rp 90,7 jt · ROAS 7,76× 85,3 142,9 114,3 78,1 126,8 90,7 1–5 6–10 11–15 16–20 21–25 26–29*

*26–29 hanya 4 hari, jadi tingginya ROAS sebagian dipengaruhi volume yang lebih kecil. Puncak GMV 6–10 Okt berasal dari kampanye 10.10 (Rp 73,3 jt dalam sehari); puncak 21–25 Okt dari 25.10 (Rp 44,9 jt). Pola yang perlu diwaspadai: setiap lonjakan volume diikuti penurunan ROAS — kecuali pada 26–29 Okt.

Pencapaian target Oktober (1–29 Okt)

Target diprorata 29/31
GMV total
67,1%
Unit terjual
58,2%
Shopee GMV
64,2%
TikTok GMV
82,0%
Affiliate Shopee
59,7%
Affiliate TikTok
89,7%
Shopee Video
68,0%
TikTok Video
28,5%
TikTok Live
1.853%
Belanja iklan
146,6%

Baris terakhir adalah kebalikannya: makin panjang makin buruk. TikTok Live melebihi target 18 kali, terutama karena target awal hanya Rp 1,7 jt — bukan karena kanal ini luar biasa besar.

Komposisi GMV & konsentrasi

Shopee 80,4%
19,6%
Shopee Rp 512,8 jt TikTok Rp 125,3 jt
27,5% STOK MATI
1.845 pcs tidak terjual sebulan
4.872 pcs bergerak / stok sehat
dari 6.717 pcs · 625 SKU
03
Diagnosis

Tujuh masalah, diurutkan dari yang paling mahal

Bukan daftar keluhan. Setiap masalah di bawah punya angka pendukung dari minimal dua laporan, dan dampak yang bisa dihitung. Urutannya berdasarkan biaya dan risiko, bukan berdasarkan kemudahan.

01

Omzet jauh dari target, tapi belanja iklan melebihi anggaran

Kritis

Target GMV prorata Rp 951,5 jt, realisasi Rp 638,1 jt. Pada saat yang sama belanja iklan mencapai 146,6% dari budget. Ini kombinasi paling berbahaya: kekurangan omzet ditutup dengan uang tambahan yang tidak kembali.

Gap Rp 313,4 jt Spend lebih Rp 33,4 jt ROAS 6,07× vs 13,27×
Jika dibiarkan: setiap bulan defisit makin besar, dan tidak ada sinyal kapan harus berhenti menambah budget.
02

Retur TikTok meledak, hampir seluruhnya COD

Kritis

Dalam 5 hari, retur TikTok naik dari 5 ke 16 kasus (+220%) senilai Rp 4,60 jt. Sepuluh paket sudah berstatus gagal, 13 kota berbeda, dan seluruh retur berbayar COD. Kanal yang paling tumbuh adalah kanal yang paling bocor.

16 kasus · Rp 4,60 jt 10 paket gagal 94,4% COD 8,5% dari GMV 5 hari
Jika dibiarkan: pertumbuhan TikTok tidak menghasilkan margin, karena ongkos kirim bolak-balik dan refund menyerap kenaikannya.
03

Salah kirim di gudang muncul dari nol menjadi 5 kasus

Tinggi

Alasan “produk yang diterima salah” tidak ada pekan lalu, kini 5 dari 10 refund Shopee. Catatan pembeli spesifik: pesan size 38 datang 40, beda model, salah variasi. Ini kegagalan picking, bukan preferensi.

5 kasus Rp 1,25 jt 51,4% nilai refund Shopee
Jika dibiarkan: rating toko dan biaya balik barang naik, sementara akar masalahnya ada di satu shift packing.
04

Ukuran tidak konsisten antar-seri, size 39–40 mendominasi retur

Tinggi

Size 40 naik dari 2 ke 9 kasus, size 39 dari 1 ke 8 — bersama-sama 60,7% dari seluruh kasus. Keluhan saling bertentangan: “kebesaran” di 40 dan “kekecilan” di 36–39. Panduan ukuran belum menjawab masalah ini.

9 kasus size 40 8 kasus size 39 NAYKILA 49,1% nilai retur
Jika dibiarkan: retur ukuran akan tetap tinggi meski iklan dan konten diperbaiki, karena ekspektasi pembeli tidak pernah dikoreksi.
05

Modal terkunci di stok mati, sementara produk juara hampir kosong

Tinggi

306 SKU (1.845 pcs) tidak terjual sebulan, dan 79% SKU tidak bergerak dalam 5 hari terakhir. Di sisi lain 7 model butuh PO 429 pcs; naykila-black hanya punya cover 19 hari. Delapan produk baru bahkan hanya menjual 11 pcs total.

27,5% stok mati PO 429 pcs Cover naykila 19 hari Launch: 11 pcs
Jika dibiarkan: cash flow tertekan dua arah — tidak ada uang baru dari stok lambat, dan potensi omzet hilang saat produk terlaris kosong.
06

Affiliate TikTok bergantung pada satu kreator

Sedang

valuemel.a menyumbang 47,3% GMV affiliate TikTok (Rp 60,2 jt) dan 6 dari 13 retur TikTok (Rp 2,41 jt), semuanya NAYKILA ukuran besar. Kreator ini sekaligus mesin dan sumber masalah.

47,3% GMV affiliate 6 retur · Rp 2,41 jt Top 3 = 58,2%
Jika dibiarkan: satu perubahan konten atau satu masalah akun bisa memotong hampir separuh omzet affiliate TikTok.
07

Tiga definisi GMV membuat keputusan budget rawan salah

Sedang

Satu laporan mencatat GMV kotor Rp 700,3 jt, laporan lain net sales Rp 515,8 jt, funnel Rp 638,1 jt. GMV iklan Shopee 108% dari GMV Shopee, dan affiliate TikTok 102% dari GMV TikTok. Atribusi tumpang tindih dan belum ada satu angka acuan.

700,3 vs 515,8 vs 638,1 jt Ads 108% GMV TT Aff 102% GMV
Jika dibiarkan: setiap evaluasi bulanan akan berdebat soal angka, bukan soal keputusan.

Akar masalahnya hanya tiga

Proses — picking, panduan ukuran, dan konfirmasi COD belum mengimbangi volume. Ini penyebab masalah 02, 03, dan 04.

Alokasi — budget dan stok tidak mengikuti performa SKU. Ini penyebab masalah 01, 05, dan 06.

Pengukuran — definisi metrik berbeda antar laporan. Ini penyebab masalah 07, dan membuat tiga masalah lainnya sulit dipantau.

04
31 Oktober – 4 November 2026

Lima hari, lima prioritas yang bisa dieksekusi

Rencana ini disusun dari urutan masalah di atas, bukan dari kalender. Setiap hari punya satu tema, maksimal empat aksi, satu PIC, dan satu angka keberhasilan. Centang aksi saat selesai — progres tersimpan di perangkat ini.

Progres rencana · 20 aksi · mulai dari hari pertama
0 / 20
31Okt

Amankan traffic puncak

Sabtu · hari dengan GMV tertinggi, ROAS terendah

Hari 1 · Cepat
GMV hari ini≥ Rp 28 jt
Spend≤ Rp 4,2 jt
Live≥ Rp 1,5 jt
01Nov

Tutup kebocoran proses

Minggu · volume turun, waktu terbaik untuk audit internal

Hari 2 · Proses
Paket salah kirim0 kasus
Waste iklan≤ Rp 200 rb
Konfirmasi COD≥ 80%
02Nov

Perbaiki mesin akuisisi

Senin · mulai minggu baru, budget dialokasikan ulang

Hari 3 · Skala
ROAS harian≥ 6,9×
Spend≤ Rp 3,6 jt
PO terkirim314 pcs
03Nov

Lindungi margin

Selasa · fokus pada retur, ongkir, dan stok lambat

Hari 4 · Margin
Retur baru≤ 4 kasus
Stok mati keluar≥ 100 pcs
Salah kirim0
04Nov

Ukur, kunci, lalu rencanakan minggu 2

Rabu · tutup siklus dengan angka, bukan opini

Hari 5 · Evaluasi
Total GMV 5 hari≥ Rp 118 jt
Retur≤ 18 kasus
Dokumen baseline1 versi

Empat hal yang jangan dilakukan minggu ini

Jangan menambah budget di Sabtu–Minggu. Dua hari itu punya GMV tertinggi tetapi ROAS terendah (5,45× dan 5,94×).

Jangan PO model dengan cover > 90 hari. Stok mati sudah 27,5%; menambah stok lambat hanya memperbesar masalah.

Jangan menaikkan porsi satu kreator di atas 40%. valuemel.a sudah 47,3% — cukup, jangan ditambah.

Jangan mengambil keputusan dari GMV kotor. Selisih Rp 184,5 jt terhadap net sales cukup untuk membalik kesimpulan.

05
Ukuran keberhasilan

Target 5 hari dan cara membacanya

Angka di bawah memakai basis 5 hari agar sebanding dengan laporan retur dan iklan 5-harian. Baseline diambil dari 21–25 Oktober, periode 5 hari terakhir yang datanya lengkap.

Indikator Baseline 21–25 Okt Target 31 Okt–4 Nov Batas toleransi
GMV totalRp 126,8 jt≥ Rp 118 jtTidak di bawah Rp 110 jt
Belanja iklanRp 20,2 jt≤ Rp 17,0 jtMaksimum Rp 17,5 jt
ROAS blended6,29×≥ 6,9×Tidak di bawah 6,5×
Unit terjual466 pcs≥ 450 pcsTidak di bawah 420 pcs
Retur & refund28 kasus / Rp 7,74 jt≤ 18 kasus / Rp 5,2 jtNilai retur ≤ 6% GMV
Stok mati keluar0 pcs≥ 400 pcsMinimum 250 pcs
PO masuk0 pcs≥ 314 pcsSemua 7 model ter-cover
TikTok Live±Rp 5,4 jt≥ Rp 6,0 jtShare ≥ 25% GMV TikTok
Salah kirim5 kasus0 kasusMaksimum 1 kasus

Alokasi budget 5 hari

Total Rp 17 jt
Shopee Ads
Rp 13,5 jt
TikTok Ads
Rp 3,5 jt

Shopee tetap menerima porsi terbesar karena volume, tetapi TikTok punya ROAS 10,70× versus Shopee 5,49×. Menambah porsi TikTok sedikit (±Rp 1 jt) secara historis memberi hasil lebih besar per rupiah — dengan syarat retur TikTok dikendalikan lebih dulu.

Definisi selesai

Kriteria
  • 13 resi retur TikTok punya penyebab yang tercatat
  • Panduan ukuran 39–40 sudah tayang di tiga kanal
  • Tidak ada kampanye tanpa penjualan yang masih berjalan
  • PO batch 1 dikirim dan batch 2 dijadwalkan
  • Satu angka GMV resmi dipakai di semua laporan
06
Metodologi & batasan

Enam hal yang harus diketahui sebelum memakai angka ini

Semua angka dihitung ulang dari data mentah di dalam tujuh file, bukan disalin dari teks ringkasannya. Batasan berikut tetap berlaku.

01 · Periode

Data berhenti di 29 Oktober

GMV 30–31 Okt tercatat nol di funnel, dan belanja iklan TikTok berhenti di 28 Okt. Semua persentase pencapaian memakai 29 hari, dengan target diprorata 29/31. Angka bulan penuh akan lebih tinggi. Run-rate 29 hari setara Rp 682,1 jt per bulan.

02 · Definisi GMV

Tiga angka, tiga arti

Rp 700,3 jt = GMV kotor (termasuk yang dibatalkan/retur). Rp 515,8 jt = net sales setelah diskon dan pembatalan. Rp 638,1 jt = angka funnel (Shopee + TikTok). Ketiganya benar untuk pertanyaan berbeda; jangan dicampur.

03 · Atribusi

Iklan dan affiliate saling tumpang tindih

GMV iklan Shopee Rp 571,8 jt terhadap net sales Rp 515,8 jt (111%). Affiliate TikTok Rp 127,4 jt terhadap total TikTok Rp 125,3 jt (102%). Satu order bisa dihitung di beberapa kanal, jadi angka kanal tidak boleh dijumlahkan menjadi total.

04 · Retur

Dua kasus carry-over dan dua baris ganda

Dua kasus sudah muncul di ekspor periode sebelumnya (Rp 575.180). Setelah dikeluarkan, beban baru 26 kasus / Rp 7,17 jt — tetap naik 73,3%. Ekspor refund Shopee juga memuat dua order dengan status ganda.

05 · Stok

Snapshot, bukan rata-rata

Data stok diambil 31 Okt. Angka “0 penjualan” berarti tidak ada penjualan sepanjang Oktober, bukan stok baru. Beberapa SKU gabungan (misalnya seri MF) memiliki stok agregat sangat besar karena mencakup banyak varian.

06 · Target

Target ROAS 13,27× tidak pernah tercapai

Target GMV Rp 1,017 M dengan budget Rp 76,7 jt menyiratkan ROAS 13,27×. Realisasi 6,07×. Ini bukan deviasi kecil, melainkan asumsi target yang tidak sesuai struktur biaya. Baseline perlu dihitung ulang.

Cara angka ini dihitung

Data diekstrak dari JSON tertanam di dalam tujuh file HTML, lalu diagregasi ulang: 124 baris funnel harian (Jul–Nov), 120 kampanye iklan Shopee, 5 ekspor iklan 5-harian (1–25 Okt), 189 produk kontribusi kanal, 1.418 baris affiliate Shopee + 307 baris TikTok, 625 SKU stok, dan 28 kasus retur. Perbandingan bulan memakai September 2026 (30 hari).

Total GMV Oktober (1–29) Rp 638.098.069 · belanja iklan Rp 105.146.193 · unit 2.474 · retur 5 hari Rp 7.741.473.